Ingin Majukan UMKM, Kemenkop Gandeng Bukalapak




Dilansir dari Kompas, Kemenkop dikabarkan sedang berencana untuk menggandeng Bukalapak untuk pengembangan usaha dan jaringan pemasaran UMKM yang ada di Indonesia. Kerjasama ini diharapakan dapat membantu UMKM mengembangkan usahanya.
Victoria Br Simanungkalit selaku Deputi Bidang Produksi dan Pemasaran mengatakan bahwa Bukalapak memiliki database yang besar dan bisa dimanfaatkan untuk mengkurasi produk UMKM dimana, hal ini dapat mendorong mereka masuk ke pasar global dengan cepat lewat marketplace atau aplikasi yang ada.
Hal ini diharapkan dapat membuat agregasi UMKM bisa lebih cepat dalam hal akses ke permodalan dan pemasaran. Pihak Kemenkop dan Bukalapak akan membahasnya lebih lanjut. Untuk mewujudkan hal itu, Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki sudah menemui Chief Strategy Officer BLTeddy Oetomo untuk membicarakan lebih lanjut perihal kerjasama ini.
Bukalapak dapat memajukan UMKM
Hingga kini, Bukalapak tercatat memiliki 1,2 juta warung dan kios yang dibina serta 2,5 juta UMKM. Data ini menjadi elemen utama yang membuat Bukalapak menjadi salah satu marketplace skala besar yang dipercaya dapat memberikan efek yang besar bagi UMKM di Indonesia.
Setiap tahunnya, ada sekitar 500 acara pelatihan yang dilakukan oleh pelapak senior kepada pelapak junior. Pelatihan tersebut diharapkan bisa menjadi langkah besar yang mendorong UMKM untuk lebih maju dan meraih hal yang terbaik.
Gojek juga diajak kerjasama
Sebelum Bukalapak, Gojek juga sudah diajak kerjasama dengan Kemenkop UKM untuk hal ini. Diperkirakan, Kemenkop UKM akan mengajak e-commerce lainnya untuk turut serta berpartisipasi dalam rencana ini mengingat, go-online menjadi tujuan utama yang dicanangkan oleh Kemenkop UKM untuk memajukan UMKM Indonesia.
Jika tercapai, hal tersebut diprediksi bisa memberikan dampak yang besar terhadap perekonomian Indonesia. Mengingat, UMKM memegang peranan dalam roda perekonomian di tahun 2018. Imbas positif keberadaan UMKM adalah adanya lapangan pekerjaan yang lebih banyak serta perputaran ekonomi yang lebih cepat.
Dengan begitu, hal tersebut dapat meningkatkan ekonomi Indonesia sesuai dengan tujuan Presiden Jokowi yang ingin agar ekonomi Indonesia dapat meningkat di periode kedua kepempimpinannya.



No comments

Powered by Blogger.