Paylater Disalahgunakan, Ini Solusi Traveloka




Bak 2 sisi mata pedang, Paylater tidak hanya bermanfaat tapi juga bisa membawa masalah. Salah satu masalah yang sedang marak terjadi adalah, penyalahgunaan fitur yang dilakukan oleh orang tidak bertanggung jawab dengan meretasnya.
Modus kejahatan ini juga terjadi di Traveloka. Untuk mengatasi masalah ini, pihak Traveloka sudah mengembangkan sistem perlindungan yang lebih canggih agar dapat menangkal aktivitas yang mencurigakan dalam akun tersebut.
Menurut SVP Financial Traveloka, Alvin Kumarga mengungkapkan bahwa keamanan data para pengguna menjadi tanggung jawab dari Traveloka sehingga, mereka berusaha mewujudkan keamanan yang solid dengan sistem perlindungan yang berlapis, Traveloka Secure Code and Account Deactivation.
Langkah Traveloka dalam mengamankan akun penggunanya untuk paylater

Bekerjasama dengan Caturnusa Sejahtera Finance yang sudah terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK), langkah ini dipercaya dapat menambah keamanan. Salah satu fitur yang ada akan membuat pengguna untuk memasukkan kode rahasia yang dikirim melalui SMS untuk melakukan transaksi.
Kedua, ada fitur account deactivation. Fitur ini berfungsi untuk menonaktifkan akun Anda jika ada aktivitas mencurigakan terjadi di akun Traveloka Anda. Untuk itu, akun Anda bisa dinonaktifkan untuk sementara jika ada masalah.
Selain kedua fitur tersebut, Traveloka juga akan menambah lapisan keamanan lainnya lewat notifikasi login. Ketika login, pengguna akun tersebut akan menerima notifikasi login yang dikirimkan via email. Dengan begitu, si pengguna akun bisa tahu jika ada orang yang menggunakan akunnya lewat notifikasi tersebut.
Bukan hanya itu saja, Traveloka juga menerapkan sistem pengamanan dengan autentifikasi 2 faktor dimana, pengguna akun harus memasukkan password traveloka dan kode verifikasi setiap kali akan masuk ke dalam aplikasi.
Fitur sidik jari juga sudah ada dalam fitur tersebut sehingga, pengguna bisa menggunakan fitur tersebut agar mempermudah mereka dalam login dan melakukan login yang lebih aman karena menggunakan sidik jari yang sulit untuk dipalsukan.
Menurut Alvin, edukasi adalah hal yang terpenting. Ada 2 hal yang perlu diberikan kepada masyarakat yakni, edukasi bahwa sudah banyak Lembaga keuangan yang memberikan layanan yang mudah aman dan nyaman. Selain itu, perlu adanya edukasi untuk selalu menjaga informasi pribadi agar tetap aman.

No comments

Powered by Blogger.