Apakah Giant Tutup Karena Bisnis Online?




Dilansir dari berbagai sumber, Giant resmi menutup 6 supermarket yang berlokasi di Jatimakmur, Mampang, Pondok Timur, Ekstra 10 Cibubur, Ekstra 10 Wisma Asri, dan Cinere Mall. Tutupnya ke-6 Giant tersebut mengundang tanya banyak pihak. Kenapa mereka tutup?

Muncul banyak asumsi terkait penutupan 6 cabang Giant tersebut. Apakah bisnis online menjadi penyebab matinya supermarket ini? Padahal, Giant tergolong sebagai salah satu supermarket raksasa yang disukai banyak orang.

Pengaruh bisnis online dalam tutupnya 6 cabang Giant

Menurut Aprindo (Asosiasi pengusaha Ritel Indonesia) dan idea (Asosiasi E-Commerce Indonesia) menyebutkan bahwa bisnis online tidak menjadi alasan akan tutupnya Giant. Menurut mereka, jika bisnis online menjadi penyebab utamanya maka, semua usaha ritel di Indonesia akan tutup menurut Tutum Rahanta seperti dilansir dari Katadata.

Lanjutnya, efisiensi disebut-sebut sebagai alasan utama akan tutupnya keenam tempat tersebut. Keenam gerai itu akhirnya ditutup sebagai langkah efisiensi karena, mereka dianggap tidak efektif sehingga, Hero akhirnya memutuskan untuk menutup keenam tempat tersebut.

Tutupnya keenam tempat itu turut memberikan efek yang besar karena, ada momen khusus diskon antara 5 persen hingga 50 persen untuk menghabiskan stok yang tersedia. Hal ini menimbulkan kesempatan bagi banyak orang untuk turut memanfaatkan momen ini untuk membeli barang dengan harga yang super murah.

Efek tutupnya Giant, apakah supermarket ritel masih efektif?

Kendati hanya 6 tempat, hal ini secara tidak langsung menimbulkan pertanyaan didalam benak kita semua. Apakah supermarket ritel masih bisa Berjaya mengingat, bisnis online tumbuh dengan kencang dan terus berkembang di kemudian hari.

Lantas, apa yang bisa dilakukan oleh para pengusaha ritel untuk menghindari hal ini? Menurut Tutum Rahanta, ia menyebutkan kalau jeli akan persaingan pada saat ini menjadi salah satu hal penting yang perlu dilihat.

Jika jeli, para pengusaha ritel bisa menghindari masalah ini mengingat, hal ini tentunya memberikan dampak akan bisnis yang dimiliki. Bisnis online memberikan dampak yang besar terhadap banyak hal terutama dalam soal bisnis ritel. Kemudahan dalam mendapatkan barang serta harga yang lebih murah tentunya menjadi perhatian bagi banyak pebisnis ritel agar tetap bisa bersaing dalam era bisnis online yang semakin gencar dan dilakukan banyak orang.



Sebagai solusi, Tutum menyebutkan bahwa pemilihan lokasi dan segmen pasar disebut-sebut sebagai langkah yang harus diambil oleh para pebisnis ritel untuk membangun bisnisnya. Dalam hal ini, mereka bisa memperhatikan banyak hal mulai dari tempat bisnis serta segmen pasar yang ada. Segmen pasar menyangkut segmen konsumen yang dipilih berdasarkan usia, tempat tinggal, serta hal lainnya. Untuk itu, segmen pasar yang tepat turut membantu keberlangsungan bisnis ritel. 

No comments

Powered by Blogger.